hidup cuma sekali, maka jadikan hidupmu bermanfaat untuk orang lain tidak hanya untuk dirimu sendiri saja . OK
Sabtu, 21 September 2013
Selasa, 17 September 2013
goes to Malay *season 3
out door room.. take photo with adji
:D
adji take photo in front of meeting room in USIM
adji take photo in USIM
by @mala photograph
adji take photo inside of meeting room in USIM
(without me, he take photo alone)
hidangan perjamuan in USIM
do u ever see it before??
in indonesia called as apem kukus
but in malay call as ......?
#aku lupa nama e
perjamuan . aku badmood
pooooool bgt..
but adji always do anything to make me smile again
take photo isn't get effect to me :p
take photo in BATU CAVE
in malay...
so many many bird there
in batu cafe.. in our back is the stone/ stupa
the biggest temple in the ASIA
this temple come from thailand and take in malay
mengejar burung merpati @with adji :p
trio bersaudara take photo in Batu cave
malay @ 2.30 p.m
me and adji are smile together :p
before go to the bus . we still take photo again :D
THIS IS SPECIAL ACCESSORIS
for me and adji
we buy it in batu cave..
#mumumumu#
goes to Malay 2013 *series 2
tomorrow morning at 7 a.m
but the sun is not coming up
the important thing, we must know that???
in malay usually pray SUBUH at 6 am
very different time with indonesia
(aku saja salah, sholat subuh jam 5 )
( -.- )
makan besar sepuasnya :. yuhuuu.. :p
semeja berdua.. ahhehehhe..
seolah romantis.. ahehhe.. kapan lagi begini..
nyaummy... ajijelek :D
photo bersam adengan pak suratno
( ketua prodi bio edu )
pintu masuk gerbang USIM
university Science Islamic Malaysia
take photo together with DOSEN USIM
class room in USIM
so good and clean ... how about UNEJ ?
-.-
Situation in class room
look at adji, devina (girl who use purple bag) and oktavia
beside of devina
makmal sains ???
#mikir
sungguh bahasa yang aneh dan sulit dicerna
makmal = laboratorium
-.-
inside of laboratorium in USIM
Adji take photo beside of ATM and drink machine
so fresh and cool the water is steril
so, we can drink it possible.. do you want??
*.*
inside of room schedule presentation
we can easy to looking the big viewer there
ms. suratno and the security of USIM
me and adji in back of them
Senin, 16 September 2013
goes to MALAY 2013 *series 1
at 2.00 pm in bandara juanda airport - surabaya
boading pass in airport before flight
at 4.00 pm in Malay airport
only 2 hours to landing there.. different time 1 hour than indonesia
( in indonesia at 5 p.m )
adji take photo in parking area of malay airport
( malla@photograph :D
take photo together..
aku tidak ikud photo -.-
adji is badmood cause of me :D
but l.m so happy.. he is so funny in badmood @.
before goes to room. turn up by lift
take photo again :D
#may be adji still bad mood -.-
dinner at 8 pm near hotel in malay
take photo before eat together
^.^
really want to eat them.. so fresh and look as delicious food
but HARAM
the dillution soup use lipid from pig pig piggy = BABI -.-
look in to the food seriously
u can find SATE KODOK there
huuuuu... fantastic food
#nyauummy ;D
after dinner.. me and other friends walking on street
find the accessoris for indonesia family n friends
#finally . we buy some Gantungan kunci :p
this is the picture of hotel
"CORONA INN"
inn = has meaning of penginapan
we stay there only 2 night
my room number and adji so so so specially
look at the number
105 and 510
same numeric only different in serial number :
what is the meaning ?? kembar ?? jodoh ???
-.- may be no may be yes :D
#berjodoh :0
in china town
this special place in malay to buy something
food, present, and anything
all the view there is china decoration
and identic in red color
Sabtu, 23 Februari 2013
SUICHIRO HONDA
Pernahkah anda memikirkan, perjuangan seorang Soichiro Honda
(pendiri
perusahaan Honda)
dibalik
keberhasilannya dalam merintis perusahaan Hondahingga sekarang, dikenal oleh
dunia sebagai “raja jalanan”??
Soichiro
Honda, saat merintis perusahaannya, hidupnya selalu diliputi dengan kegagalan.
Bahkan dia bukanlah seorang yang ahli, dan dulu dia bukanlah siswa yang cerdas.
Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.
“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih,
karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang
meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat
mengindap lever.
Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…
Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…
Kecintaannya
kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi
pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro
Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia
juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang
menjadi motor penggeraknya.
Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.
Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.
Ternyata,
minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil
menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak
bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin.
Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.
Di
Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang
ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan
sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang
sampai subuh.
Otak
jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu,
hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan
ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras,
dan diekspor ke seluruh dunia.
Di
usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.
Setelah
menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha
bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju
kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada
tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak
memenuhi standar.
Ring
buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya
terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.
Karena
kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya
pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu,
belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah
pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia
langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua
tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti
kuliah.
“Saya
merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali
penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda,
yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya
kuliah bukan mencari ijasah.
Melainkan pengetahuan.
Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang.
Setelah
perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.
Namun,
Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka
diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika
Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi
meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring
Pinstonnya ke Toyota.
Setelah
itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Akhirnya,
tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi
Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapatmenjual mobilnya untuk
membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor
kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil
Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan,
sehingga Honda kehabisan stok.
Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik
motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda
berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.
Soichiro
Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri
otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya.
“Orang
melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99%
kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami
kegagalan, yaitu :
mulailah bermimpi
. mimpikanlah mimpi baru dan
berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.
Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih
seseorangdengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari
keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan
kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang “Raja”
jalanan .
sumber
:
http://cybersurferzone.blogspot.com/
Jumat, 22 Februari 2013
MENJADI PRIBADI YANG DOANYA MUDAH DIJAWAB
Mario Teguh
MENJADI PRIBADI YANG DOANYA MUDAH DIJAWAB
Di pagi yang damai ini, bisikkanlah …
Tuhanku Yang Maha Penyayang,
Engkaulah pemilik semua harta, pemilik
semua kekuasaan, dan pemilik semua kenikmatan. Sehingga sebetulnya, semua yang
kubutuhkan ada di dalam kepemilikanMu.
Dan Engkau Maha Pemurah, dan menyantuni
kami semua dengan hak untuk hidup dengan baik, bahkan kepada mereka yang belum
sepenuhnya mengerti dan menerimaMu. Sehingga pasti Engkau memberi dengan lebih
mudah dan tak berbatas kepada jiwa-jiwa yang Kau cintai.
Maka sesungguhnya, yang kubutuhkan adalah
KEDEKATAN denganMu, Tuhanku Yang Maha Kaya. Karena yang jauh saja - Kau cintai,
apalagi yang dekat, yang patuh, dan yang manja kepadaMu.
Dan ini yang menjadi proyek perbaikan
diriku hari ini dan seterusnya, yaitu menjadi jiwa yang lebih dekat kepadaMu,
yang lebih patuh kepadaMu, dan yang lebih manja kepadaMu.
Semoga dengannya Engkau memudahkan jawaban
bagi doa dan kerinduan-kerinduan hatiku.
Aamiin
Like ·
· Share ·
23,7014,975617 · 11 hours ago ·
Mario Teguh
Tujuan hidup kita bukanlah untuk menjadi
berbahagia.
Tujuan hidup kita adalah untuk menjadi
SEBAB bagi kebahagiaan, bagi diri sendiri dan bagi sebanyak mungkin orang lain.
Dan yang ini sangat penting,
Sahabat-sahabat saya yang hatinya ranum
bagi pemuliaan,
Marilah kita hidup untuk membahagiakan
sebanyak mungkin orang lain, agar kita dijauhkan dari kecenderungan untuk
berlemah diri dalam kesedihan.
Perhatikanlah,
Orang yang hidup hanya untuk dirinya sendiri,
lebih mudah merasa sedih dan tidak berguna.
Maka,
Marilah kita melibatkan diri dalam
kesibukan kemanusiaan untuk
mengeluarkan saudara kita yang terkungkung
dalam kelemahan,
membebaskan mereka yang terjepit dalam
penderitaan,
dan menegakkan mereka yang terbongkokkan
oleh kemiskinan.
Tetaplah menjadi jiwa baik yang dicintai
Tuhan.
Stay super,
Mario Teguh – Loving you all as always
Like ·
· Share ·
26,5542,671733 · 3 hours ago
Langganan:
Postingan (Atom)